Kamis, 28 April 2011

Kesiapan SD/MI Kota Tanjungpinang menghadapi UN 2011

"Optimis lebih baik " kalimat itulah yang terucap dipermulaan acara rapat koordinasi dengan Kepala Sekolah dan Guru-guru kelas 6 SD/MI se Kota Tanjungpinang pada Sabtu 23 April 2011. "Tidak berlebihan " Rasanya cukup beralasan jika melihat hasil UN tahun sebelumnya, dan evaluasi terhadap nilai TO 1 dan 2 yang dilaksanakan sebelum UN 2011. Dengan menggunakan nilai minimal rata-rata rapor dan Nilai Sekolah 6 , Nilai TO 2 (menggunakan data nilai diatas 5,1, sebagai gambaran nilai UN) dengan formula 40% : 60% . Tingkat Kelulusan telah mencapai angka 88%. Tentunya kita sepakat bahwa nilai rata-rata rapor dan nilai sekolah lebih banyak siswa memperoleh nilai diatas 6 Maka prediksi kelulusan diatas 95% bukan mustahil untuk dicapai pada UN mendatang. Tapi prediksi sebagaimana prediksi kelulusan SMA/MA/SMK, SMP/MTs bisa saja meleset karena faktor-faktor yang tidak terdeteksi atau diduga sebelumnya.
Tray Out 2 memberikan gambaran bahwa nilai rata-rata siswa SD/MI Kota Tanjungpinang untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia 7,32, IPA nilai rata-rata 6,72, dan mata pelajaran Matematika hanya memperoleh nilai 4,65. Nilai matematika hampir disemua jenjang pendidikan memperoleh nilai yang belum memuaskan. Tapi yang menarik untuk dikaji dari semua mata pelajaran yang di UN kan pada semua tingkatan hanya mata pelajaran matematika yang beberapa siswa memperoleh nilai 10 dan pada mata pelajaran matematika juga diperoleh nilai siswa paling rendah dan rentang nilai tertinggi dengan yang terendah juga pada nilai matematika.
Tidak sebagaimana TO SLTP dan SLTA , TO SD menguji 5 mata pelajaran, yaitu 3 mata pelajaran UN Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA ditambah mata pelajaran PKN dan IPS . Untuk PKN dan IPS perolehan nilai rata-rata SD se Kota Tanjungpinang yaitu 6,0 dan 6,12.
Sebagaimana dijadwalkan sebanyak 3.071 siswa dari 65 SD/SDLB/MI akan mengikuti UN dimulai pada hari Selasa tanggal 10 Mei 2011 sampai dengan Kamis tanggal 12 Mei 2011. Harapan kita semoga memperoleh hasil yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

SEMS-300411

Kamis, 21 April 2011

Senin (25/4-11) , 26 SMP/MTs Kota Tanjungpinang Mengikuti UN 2011


Alhamdulillah, UN SMA/MA/SMK telah selesai dengan aman dan lancar. Kamis sore (21/4) dengan disaksikan oleh pihak-pihak terkait di Poltresta Tanjungpinang, lembar jawaban dikemas rapi untuk selanjutnya dikawal menuju ke Kota Batam untuk proses selanjutnya.Sepanjang pantauan kita semua berjalan sesuai jadwal dan prosedur. Hanya saja masih ada 2 siswa yang karena sakit harus mengikuti Ujian Susulan yang direncanakan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 25 April 2011.

Sesuai agenda pada hari Senin (25/4)pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs dimulai sampai dengan tanggal 28 April 2011 dengan mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Ujian Nasional Utama untuk tingkat SMP/MTs Negeri maupun swasta di Kota Tanjungpinang diikuti oleh 1.777 siswa pada 26 sekolah dengan jumlah pengawas sebanyak 52 guru-guru SMP/MTs yang dengan sistim silang.
Persiapan pelaksanaan setakat ini sudah hampir rampung,persiapan ruangan sijadwalkan tuntas pada Sabtu (23/4).Jum'at (22/4)dilaksanakan rapat penjelasan tentang tugas dan tata tertib pelaksanaan UN bagi para pengawas. Sementara itu evaluasi terakhir tentang kesiapan siswa untuk mengikuti UN telah dilaksanakan pada Rapat Kerja Kepala-Kepala Sekolah dan Guru-guru bidang study UN Se Kota Tanjungpinang pada tanggal 18 April 2011. Sebagai indikator capaian target kurikulum digunakan data capaian nilai dalam rata-rata TO2.
Menilik pada perolehan nilai rata-rata siswa pada TO2, Tingkat kesulitan siswa adalah 87 % pada mata pelajaran Matematika, 55 % Bahasa Inggris, 40% pada mata pelajaran IPA , dan 7 % Bahasa Indonesia.Namun jika dilihat dari capaian nilai tertinggi justru pada mata pelajaran matematika dengan perolehan nilai 10 sebanyak 9 siswa terdiri dari SMPN 5 sebanyak 5 siswa, SMPN 4, 2 siswa, SMPN 1, SMPN 7 dan SMPS Meitriyawira masing-masing 1 siswa. Nilai tertinggi Bahasa Inggris adalah SMPN 5 nilai 9,80. Mata pelajaran IPA Nilai tertinggi SMN 1 nilai 9,25. Untuk Bahasa Indonesia nilai tertinggi SMPN 5 dengan nilai 8,80. Dengan demikian sama halnya dengan SMA/MA/SMK permasalahannya pada "nilai rata-rata" alias pemerataan.
Karena kelulusan ditentukan oleh nilai kolektif, bukan semata-mata nilai per mata pelajaran (asal NA tidak dibawah 4) maka optimisme tingkat kelulusan siswa SMP/MTs Kota Tanjungpinang meningkat dari tahun sebelumnya. Lantas..berapa target kelulusan ? ya 100%. Namun prediksi kelulusan atas nilai TO2 bisa dicapai diatas 90%. (Insya Allah)
- SEMS 230411

Kamis, 14 April 2011

2.731 Siswa Ikuti UN SMA/SMA-LB/SMK Tanjungpinang

Sebagaimana yang diagendakan , Senin tanggal 8 April 2011 secara serentak 1.467 siswa SMA/SMLB/MA dan 1.264 siswa SMK se Kota Tanjungpinang memulai pelaksanaan UN Utama selama 4 hari untuk SMA/MA dan 3 hari untuk SMK/SMALB. Ujian dilaksanakan menempati sekolahnya masing-masing dengan 154 ruangan, 308 guru-guru pengawas ruang silang dan dilengkapi dengan 13 dosen pengawas pelaksanaan UN dibawah koordinasi STIE Pembangunan Tanjungpinang, serta 13 staf Disdikpora, 7 staf Kementeri Agama untuk memonitor penyelenggaran UN.


Persiapan tehnis setakat ini telah hampir rampung. Sabtu (16 April 2011) naskah soal direncanakan sudah berada dan disimpan di Polresta Tanjungpinang, dan diditribusikan kesetiap sekolah setiap hari sebelum pelaksanaan ujian dimulai. Sedangkan persiapan final baik administrasi pelaksana/pengawas dan kondisi ruang ujian pada hari Sabtu tersebut sudah dapat diselesaikan.

Karena UN 2011 tidak ada ujian ulangan, Ujian Susulan diberikan bagi peserta yang pada saat UN Utama berhalangan karena sakit dan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan yang diagendakan pelaksanaannya pada tanggal 25 April s/d 28 April 2011.

Dengan tetap mengedepankan objektifitas dan kejujuran, akan dapat dijadikan barometer untuk mengukur pencapaian kompetensi sebagai hasil belajar siswa, sekaligus untuk mampu memetakan pencapaian kompetensi lulusan sebagaimana yang diharapkan. Selain itu perlu diciptakan suasana yang kondusif agar semua siswa dapat mengikuti ujian dengan hasil yang terbaik.
Jumlah Peserta :
SMA Negeri 1 Tpi.................. 247 Siswa
SMA Negeri 2 Tpi.................. 289 Siswa
SMA Negeri 3 Tpi.................. 140 Siswa
SMA Negeri 4 Tpi...................250 Siswa
SMA Negeri 5 Tpi.................. 182 Siswa
SMA Negeri 6 Tpi................... 76 Siswa
SMA S Muhamammadiyah............... 16 Siswa
SMA S PGRI......................... 27 Siswa
SMA S Santa Maria.................. 80 Siswa
SMA S Pelita Nusantara............. 28 Siswa
MAN Negeri Tpi.................... 113 Siswa
MAN S Miftahul Ulum................ 15 Siswa
SMALB Negeri Tpi.................... 4 Siswa
SMK Negeri 1 Tpi.................. 321 Siswa
SMK Negeri 2 Tpi.................. 187 Siswa
SMK Negeri 3 Tpi...................232 Siswa
SMK Negeri 4 Tpi................... 88 Siswa
SMK S Pembangunan................. 198 Siswa
SMK S Indra Sakti................. 100 Siswa
SMK S Raja Haji.................... 41 Siswa
SMK S Maritim....................... 8 Siswa
SMK S Engku Kelana................. 62 Siswa
SMK S Pelita Nusantara............. 27 Siswa
JUMLAH PESERTA SMA/MA/SMK...................... 2.731 Siswa

SEMS-130411

Sabtu, 09 April 2011

Rakor Persiapan UN SMA/MA/SMK Kota Tanjungpinang


Apresiasi patut disampaikan atas upaya dan optimisme 170 lebih para kepala sekolah, guru bidang study SMA/MA/SMK se Kota Tanjungpinang dalam upaya peningkatan kelulusan siswa yang akan mulai digelar pada tanggal 18 s/d 21 April 2011. Rapat kordinasi difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap hasil TO, sehingga diperoleh pemetaan kekuatan dan kelemahan yang perlu untuk disikapi dalam perencanaan kedepan, tidak hanya UN yang didepan mata, tapi lebih kepada perencanaan kedepan.
Menarik untuk dicermati bahwa dari pemaparan hasil evaluasi dan diskusi tanya jawab, persoalan pokok yang sangat menonjol yang perlu untuk dibenahi adalah "pemerataan". Pemerataan kesempatan bagi seluruh guru bidang study untuk memperoleh pelatihan dan pendidikan, penyebaran guru yang berprestasi dan berdedikasi kesekolah-sekolah yang perlu dibina. dan pemerataan untuk semua sekolah dalam merekrut atau menerima siswa baru.

Untuk pemerataan kesempatan bagi guru bidang study untuk mengikuti diklat dan penempatan guru berprestasi dan berdedikasi ke sekolah-sekolah tertentu dapat dilaksanakan jika tersedia anggaran yang memadai, Namun bagi guru berprestasi dan berdedikasi perlu pertimbangan terhadap prestasi yang telah dicapainya, karena bagaimanapun prestasi itu punya "nilai" . Nilai yang sewajarnya untuk diberikan "reward" baik finansial maupun non finansial.

Kesempatan pemerataan menerima siswa baru (PSB), bagi masyarakat adalah soal "pilihan". Pilihan atas dasar "penilaian" . Penilaian tersebut identik dengan prestasi. Prestasi itu sendiri selalu muncul dari siswa terpilih. Nah..lho........Solusinya pemerataan mutu pendidikan, dan pembatasan daya tampung dll...dll...dll (segera dirembugkan)
Tentang optimisme peningkatan target kelulusan siswa, bertolak dari hasil TO, bila prediksi sebaran soal TO tidak meleset dari soal-soal UN, prediksi tersebut tidak mengada-ada dan apalagi siswa akan lebih serius menghadapi UN dibandingkan dengan menghadapi TO yang lalu.
Data kelulusan tahun yang lalu tingkat SMA/MA/SMK Ujian utama 79,69% Ujian ulangan 88,09 % . Prediksi tingkat kelulusan tahun 2010/2011 sekitar 95 - 97 %
Insya Allah
SEMS090411

Senin, 04 April 2011

Formula 40 : 60 UN Masih Dominan.

Mereka-reka tingkat kelulusan siswa dengan diberlakukannya formula baru ujian nasional dengan ikut diperhitungkan nilai rapor dan nilai ujian sekolah dengan porsi 40% , sedangkan UN mendapat porsi 60% , Iseng-iseng mudah-mudahan bermanfaat, dicoba mengutak-atik angka-angka mensimulasikan berbagai kondisi capaian nilai sekolah dan rata-rata rapor diaduk-aduk dengan nilai murni UN. Hasilnya...!!! Nilai Akhir (NA) tak jauh berbeda dengan nilai UN, alias mendekati "sami mawon" . Artinya UN tetap dominan, UN merupakan indikator utama penentu kelulusan.

Bagaimana rapor dan nilai sekolah dapat membantu kelulusan siswa ?. Pertanyaan itulah yang menggelitik saat mengaduk-aduk angka-angka capaian rata-rata rapor dan ujian sekolah, dengan nilai murni rata-rata UN misalkan nilai TO. Bila NA setiap mata pelajaran tidak ada dibawah angka 4 maka untuk mencapai nilai kelulusan dengan NA rata-rata paling rendah 5,5 .Lulus dapat dicapai :
  • Jika Nilai rata-rata rapor dan ujian sekolah = 6 Nilai UN paling rendah rata-rata 5,1
  • Jika Nilai rata-rata rapor dan ujian sekolah = 6,5 Maka UN paling rendah rata-rata 4,8
  • Jika Nilai rata-rata rapor dan ujian sekolah = 7 Maka UN paling rendah rata-rata 4,5
  • Jika Nilai rata-rata rapor dan ujian sekolah = 7,5 Maka UN paling rendah rata-rata 4,25
  • dst.
Kalau hitung-hitung dan prediksi ini ada benarnya, tentunya upaya meningkatkan mutu pendidikan dan keberhasilan siswa memerlukan upaya yang lebih maksimal, khususnya memotivasi siswa untuk lebih memfokuskan pada dalam menghadapi UN, karena UN hanya tinggal menghitung hari.
--------------------------------------------------------------------------SEMS.0404011

Sabtu, 02 April 2011

Ah-Ha - Teaching English

Prediksi UN dari TO SMA/MAN/SMK Tanjungpinang

UN Utama tingkat SMA/SMK dua minggu lagi akan digelar, berbagai usaha dilakukan, bermacam cara dipraktekkan, beraneka jurus dimantapkan, doapun sudah. Apalagi....? Ya tunggu hasil, nantikan tanggapan, simak komentar, catat pendapat serta sabar bila dikritik. Berpikir positif, membaca dengan logika serta bertindak dengan hati nurani. Logikanya pendidikan adalah suatu proses yang melibatkan tanggungjawab semua pihak, tentunya sesuai dengan porsinya masing-masing.
Jika tray out yang telah dilaksanakan selama dua kali dijadikan sebagai barometer memprediksi hasil UN nantinya. Selama beberapa hari ini saya mempelototi setiap helai dan baris kertas nilai TO 1 dan TO 2 Kota Tanjungpinang. Hasilnya.....???

1. Kenaikan Nilai Rata-Rata TO 1 ke TO 2

Disemua SMA/MAN/SMK Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan nilai rata-rata . Nilai rata-rata tertinggi adalah SMAN 1/IPS 7,03 , SMKN 1 6,88 dan SMAN1/IPA 6,71. Sedangkan nilai rata-rata terendah adalah 3,40.

2. Nilai Kritis Mata Pelajaran TO 2

Jika nilai dibawah 4 dianggap sebagai "nilai kritis" maka hasil yang diperoleh adalah :
  • SMA/MAN - IPA , 42% Fisika, 25% Kimia, 21% Matematika, 6% Biologi, 4% Bahasa Inggris dan 1% Bahasa Indonesia.
  • SMA/MAN - IPS , 46% Matematika, 24% Ekonomi, 23% Geografi, 15% Bahasa Inggris , 8% Sosiologi dan 5% Bahasa Indonesia
  • SMK, 35% Matematika, 20% Bahasa Indonesia dan 1% Bahasa Inggris.
Untuk mata pelajaran yang diujikan di SLTA semua jurusan (SMA/MAN-IPA/IPS/BAHASA dan SMK) yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika diperoleh data "nilai kritis" sebagai berikut:
Bahasa Indonesia 67% Nilai Matematika, 21% Bahasa Indonesia dan 11% Nilai Bahasa Inggris.
Walaupun nilai TO tidak mempengaruhi Nilai Akhir kelulusan siswa, Namun setidak-tidaknya perolehan nilai TO dapat dijadikan dasar pertimbangan upaya peningkatan keberhasilan UN pada khususnya , dan pertimbangan program kegiatan tahun-tahun mendatang.
(S.Evi.MS.020411)